Produk Lokal Mejeng Di Annual Meeting IMF-World Bank  - OBJEKTIF id

Mobile Menu

Powered by Blogger.

Advertisement

Top Ads

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

More News

logoblog

Produk Lokal Mejeng Di Annual Meeting IMF-World Bank 

Thursday, October 11, 2018

Indonesia memamerkan kesiapan negara dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 di era digital. Bersinergi dengan Telkom Group, BLANJA.com ambil bagian dalam Annual Meeting IMF-World Bank yang digelar di Indonesia Pavilion.

"Sebagai anak perusahan PT Telkom Indonesia, BLANJA.com turut berpartisipasi memanfaatkan momen ini sebagai ajang mempromosikan produk UMKM Asli Indonesia. Salah satunya dengan perpaduan kemajuan teknologi dan ekonomi digital melalui QR Code yang terpajang pada setiap produk yang ada di pameran." ujar Jemy Confido, CEO BLANJA.com yang menyambut baik momen tersebut.

Lebih lanjut Jemy menjelaskan, QR Code disediakan untuk mempermudah para delegasi mencari informasi produk Asli Indonesia seperti harga ataupun deskripsi produk ketika ingin membelinya. Cukup Scan QR Code-nya mereka bisa langsung mengetahui detail produk dan melakukan pembayaran melalui aplikasi BLANJA.com. Produknya pun bisa langsung diambil di tempat atau dikirim ke negara asal para delegasi IMF.

Perpaduan kemajuan teknologi dan ekonomi digital yang diusung BLANJA.com  mendapat respon positif dari Managing Director atau Direktur Pelaksana Internasional Monetery Fund (IMF), Christine Lagarde, yang mengunjungi Indonesian Pavilion.
"Ini bagus sekali. Sangat fintech (teknologi finansial). Kalian selangkah lebih maju," ucap Lagarde saat berkunjung ke Indonesia Pavilion Rabu siang.

Dari sekitar 150 UMKM, kurang lebih ada 4000 produk yang dipamerkan sudah ada di BLANJA.com. Harapannya, ini bisa menjadi pintu bagi produk Asli Indonesia untuk menunjukkan eksistensinya sehingga punya potensi untuk ekspor ke luar negeri. tambah Jemy.

Indonesia Pavilion tidak hanya memamerkan pencapaian pembangunan Indonesia dari BUMN dan UMKM binaan BUMN dan kementerian terkait, namun juga menampilkan demo pembuatan batik, tenun, kerajinan tas, kipas, topeng dan suling serta kerajinan lainnya.